permulaan
Sudah hampir 1 tahun lebih akhirnya kami memutuskan untuk sama-sama berpisah. Memang terasa menyakitkan sampai sekarang. Tetes mata ini pun kian bergulirnya waktu kian mengering. Aku tidak pernah berharap dia bisa kembali atau kami mampu mengubah rencana atau takdir kami. Setiap hari aku hanya memohon pada-Nya untuk melapangkan hatiku untuk bisa lebih ikhlas dengan masa lalu dan perasaanku.
Pada hari ini tertanggal 10 Maret 2025, aku memutuskan untuk membuat jurnal online karena jurnal yang pernah aku unduh di laptopku hilang dan segala yang kutuang dan kucurahkan di jurnal itu menghilang hanya dalam waktu sehari. Jurnal membuatku hidup, membuatku merasa didengar dan dipahami. Mungkin sebagian orang sudah menganggap jurnal itu tidak semenyenangkan itu. Walaupun pada awalnya aku merasa menulis jurnal sulit karena belum mampu menyusun kalimat dengan kata-kata yang sesuai dengan ejaan yang disempurnakan. Tapi lambat laun aku menyadari menulis jurnal dan mencurahkan perasaan kita pada tulisan sangatlah melegakan. Aku merasa lega ketika berhasil mencurahkan segala perasaan yang kualami seharian saat di malam hari seakan-akan aku melepaskan beban seharian ini melalui sebuah tulisan.
Aku ingin belajar mengingat apa yang aku alami dan mencurahkannya dalam sebuah tulisan - sebuah memoar untuk diingat. Aku berharap dengan adanya jurnal ini, aku ingin secara sadar dan utuh, bisa mulai melepaskan dan mengikhlaskan kenanganku di masa lalu.
Comments
Post a Comment